Pentingnya Pendidikan Aqidah bagi anak anak





Alhamdulillah, segala pujian hanya milik Allah, maha tinggi Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. maha suci Allah dari menyerupai ciptaanNya. maha suci Allah dari mempunyai asal dan keturunan sebagaimana ciptaanNya. Dia sendirian dan tidak ada sepertiNya. Allahumma  sholli ala sayyidina muhammad.

Adapun kemudian, mengenai urusan aqidah adalah sesuatu yang sangat perlu diperhatikan bagi orang yang mengharapkan keselamatan di akhirat. keselamatan aqidah merupakan syarat mutlaq untuk selamat diakhirat, Allah mengampuni semua dosa, selain dari pada dosa syirik. dosa syirik adalah dosa yang bersinggungan dengan urusan aqidah. hal itu sebagai ibarat betapa sangat pentingnya urusan ini.

Manusia dilahirkan kedunia  melalui ayah dan ibunya dengan keadaan fitrah, bermakna ia berpotensi menjadi orang yang taat atau maksiat kepada Allah. bahkan menjadi orang yang mengingkari Allah. sebagaimana ada sebuah hadits yang menerangkan tentang perkara ini,
" setiap manusia dilahirkan dalam keaadaan fitrah, orang tuanyalah yang menjadikan ia nasrani atau yahudi". hadits.
hendaklah kita bersyukur kepada Allah karena dilahirkan di keluarga yang muslim, ini adalah nikmat besar yang sangat luar biasa.

jiwa manusia sangat berharga nilainya. ia bersifat 'kekal', bermakna sejak ia diciptakan sampai manusia itu meninggal jiwanya akan tetap ada. banyak dari kita menganggap remeh urusan jiwa ini, dan lebih memperhatikan badan kemudian mengindahkannya sehingga terlena. seolah olah badannya tidak akan rusak dan menua, padahal mereka lupa bahwa badan akan menua, kehilangan keindahannya, kemudian mati dan kembali ke tanah. aqidah ini letaknya di jiwa bukan di badan. maka sesuatu yang menempel pada jiwa juga akan tetap dibawa olehnya walaupun badan dan jiwa berpisah dengan mati.

Bagi orang tua yang mempunyai anak anak, hendaklah mendahulukan pendidikan aqidah yang benar semenjak anak anaknya berakal. di mulai dengan sifat sifat Allah, rosul Allah, malaikat Allah dan sebagainya. atau seperti yang ditulis dalam kitab aqidatul awam. orang tua harus menjadikan aqidah anaknya sebagai hal yang tidak bisa ditawar alias harga mati. Barulah kemudian boleh untuk mengajarkan keilmuan agama yang lain. Merupakan sebuah kebodohan, bila para orang tua, lebih mementingkan masa depan anaknya di dunia padahal anaknya tidak mengetahui perkara agama yang menentukan kebahagiaanya di akhirat.

Masih banyak lembaga pendidikan tradisional di kampung kampung yang masih eksis mengajarkan kitab kitab aqidah atau biasanya dikenal dengan sebutan 'kiai kampung'. ada sebuah lembaga pendidikan yang lebih menjamin urusan ini, yakni pondok pesantren. bahkan tidak hanya urusan akidah, namun semua cabang ilmu agama di ajarkan di sini. bahkan banyak sekali pondok pesantren modern, pondok pesantren modern membolehkan bahkan mewajibkan santrinya  masuk sekolah umum atau yang dibuat oleh pemerintah.

Sedikit penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan mengenai pendidikan aqidah yang sangat penting bagi anak anak orang muslim. bila orang tua belum mampu memberi pengajaran, maka bisa di wakilkan atau diserahkan pengajarannya pada orang atau lembaga yang lebih faham dan mengerti keilmuan agama. Mengingat berharganya sebuah jiwa, sedangkan aqidah ini bersemayam dalam jiwa yang tidak musnah dengan kematian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memanfaatkan teknologi sebagai media mencari ilmu